Tampilkan postingan dengan label IPA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPA. Tampilkan semua postingan

Mengapa Langit Berwarna Biru? Penjelasan Ilmiahnya

Mengapa langit berwarna biru di siang hari yang cerah dan akan berwarna kemerahan pada saat pagi atau sore hari?

Yuk, kita cari tahu alasannya di sini!

Mengapa langit berwarna biru

 

Nah, artikel ini akan menjelaskan kepadamu mengapa warna langit bisa berubah-ubah.

Alasan Pertama : Karena Faktor Jumlah Cahaya Matahari itu Sendiri

Tahukah kamu apa warna dari cahaya matahari?

Putihkah?

Iya benar sih, tapi sebenarnya warna putih yang kita lihat itu sebenarnya merupakan susunan dari 7 macam warna lho.

Tentu kamu ingat kan apa saja warnanya.

Yup, tujuh warna itu adalah warna pelangi yang terdiri dari warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu atau kita lebih mudah mengingatnya dengan mejikuhibiniu.

Ketujuh cahaya tersebut merupakan gelombang cahaya tampak yang dipancarkan oleh matahari. Gabungan tujuh cahaya inilah yang menjadikan cahaya matahari berwarna putih.

Nah, untuk membuktikannya kamu bisa lakukan ujicoba dengan menggunakan cakram warna yang jika diputar akan membentuk warna putih.

cakram warna
Cakram warna yang terdiri dari 7 warna pelangi


Yuk, lanjut pembahasannya ya!

Pada awalnya, matahari memancarkan cahaya yang membawa berbagai panjang gelombang, di antaranya x-ray, sinar ultraviolet, cahaya tampak (mejikuhibiniu), dan gelombang radio (radio waves). Kemudian, atmosfer bumi menghalau x-ray, sinar ultraviolet, serta gelombang radio, dan hanya menyisakan cahaya tampak untuk masuk ke bumi.

Ilustrasinya kira-kira seperti ini:

Sumber: curiousengineer via Youtube

Selanjutnya, cahaya tampak berjumpa dengan partikel penyusun atmosfer bumi. 
Tentu kamu masih ingat kan, bahwa atmosfer bumi tersusun dari nitrogen, oksigen, karbondioksida, argon, ozon dan gas lainnya? 
Perjumpaan antara cahaya tampak dan partikel penyusun atmosfer bumi mengakibatkan terjadinya penghamburan cahaya (dispersi cahaya). Penghamburan cahaya inilah yang menjadi alasan mengapa langit yang kita lihat berwarna biru.

Hmmm… apa itu penghamburan cahaya? Lalu, mengapa harus biru?

Penghamburan cahaya adalah proses di mana partikel gas menyerap cahaya tampak matahari dan dipancarkan kembali ke berbagai arah. 
Teori penghamburan oleh seorang fisikawan bernama Rayleigh menjelaskan, bahwa semakin rendah panjang gelombang yang dipancarkan oleh cahaya tampak, maka semakin banyak pula yang dihamburkan. Nah, panjang gelombang yang paling rendah di antara ketujuh cahaya tampak adalah biru, nila, dan ungu.

Silakan cermati ilustrasi berikut:


Dari ilustrasi di atas, ternyata mejikuhibiniu mewakili urutan panjang gelombang cahaya tampak. Jika kita urutkan, maka dari cahaya merah ke cahaya ungi memiliki panjang gelombang yang semakin mengecil.

Lalu dari urutan tersebut, harusnya kan warna ungu yang lebih dominan kita lihat di langit saat siang hari. Tapi faktanya mengapa tidak demikian?

Faktanya panjang gelombang dari cahaya nila dan ungu memang lebih rendah, namun kuantitas/jumlahnya lebih sedikit daripada cahaya biru. Makanya, karena nila dan ungu kalah ‘jumlah’, sehingga langit yang kita lihat jadi terlihat warna biru.

Ilustrasi perbandingan jumlah warna biru seperti di bawah ini:

Ilustrasi matahari lebih banyak memancarkan biru daripada nila ataupun ungu.
Sumber: curiousengineer via Youtube


Alasan Kedua : Sensitifitas Mata Manusia dalam Melihat Warna

Selain faktor kuantitas yang dipancarkan oleh matahari, ternyata mata kita juga lebih sensitif pada warna biru, lho! 

Sel kerucut pada mata manusia yang berperan untuk menangkap warna ternyata lebih sensitif terhadap warna biru daripada nila maupun ungu. Sehingga, mata kita jadi lebih mudah untuk menangkap warna biru pada langit.

Tapi tunggu dulu, lalu ketika sore hari mengapa warnanya menjadi merah kejinggaan begitu ya?

Sebenarnya, langit berwarna merah kejinggaan tidak hanya terjadi saat sore hari. Fenomena ini juga terjadi pada pagi hari yaitu saat matahari terbit. 

Warna merah kejinggaan pada langit pagi dan sore hari dikarenakan posisi matahari berada di posisi rendah. Pada saat posisi matahari rendah, cahaya matahari perlu melewati atmosfer yang lebih tebal untuk dapat terlihat oleh mata kita. 

Panjang gelombang yang rendah seperti cahaya biru sudah terhamburkan sebelum mencapai mata kita. Sedangkan panjang gelombang yang tinggi seperti cahaya merah, berhasil melewati atmosfer yang lebih tebal. Hal tersebut menjadikan langit pada pagi dan sore hari berwarna merah kejinggaan.

Ilustrasinya kira-kira seperti ini:

Sumber: AumSum via Youtube

Alasan Ketiga : Karena Partikel di Atmosfer Bumi

Tahukah kamu bahwa selain faktor posisi matahari, fenomena langit berwarna kemerahan juga terjadi saat cahaya matahari melewati partikel atmosfer yang tebal. Sebagai contoh jika partikel debu mendominasi atmosfer bumi. Fenomena tersebut pernah kita jumpai saat kebakaran hutan dan lahan di Jambi.

Foto kebakaran hutan di Jambi


Nah, bagaimana, sudah paham kaaan? 

Ternyata warna langit yang kita lihat bisa berwarna biru atau kemerahan dikarenakan 3 faktor yaitu karena jumlah cahaya matahari, karena sensitifitas mata manusia dalam melihat cahaya, dan yang ketiga adalah karena partikel di atmosfer bumi.

Wah ternyata menarik sekali mempelajari fakta dibalik fenomena alam yang setiap hari kita rasakan. Ternyata, fenomena alam di sekitar kita bisa dijelaskan secara ilmiah, namun tetap mengasyikkan kayak gini. Pastinya, membuat kita lebih bersyukur dan terus menjaga keindahan bumi. Fenomena alam apalagi nih yang mengganjal di benakmu dan ingin kita ulas bersama? Tulis di komentar ya.

Alat Pernapasan pada Manusia

Bernapas merupakan kegiatan menghirup udara dan mengeluarkan udara. Udara yang kita hirup mengandung berbagai komponen gas, salah satunya adalah gas oksigen (O2). Oksigen inilah yang diperlukan oleh tubuh untuk proses metabolisme. Oksigen masuk ke dalam tubuh melalui pernapasan. Selanjutnya, pernapasan menghasilkan karbondioksida (CO2) yang dikeluarkan dari dalam tubuh.

Alat Penapasan Manusia Meliputi:


1. Hidung
Merupakan tempat keluar masuknya udara pernapasan. Udara masuk melalui hidung menuju rongga hidung. Di dalam rongga hidung terdapat rambut hidung dan selaput lendir. Rambut hidung dan selaput lendir berfungsi menyaring udara yang masuk agar bebas dari debu dan kuman. Dengan demikian, udara yang kita hirup bersih dari kotoran, debu, maupun kuman penyakit. Di dalam hidung udara juga mengalami penyesuaian suhu dan kelembapan.

2. Tenggorokan (Trakhea)

Udara pernapasan dari hidung turun ke tenggorokan (trakhea). Tenggorokan merupakan sebuah saluran yang panjangnya kira-kira 9 cm. Pada tenggorokan terdapat bulu-bulu halus. Bulu-bulu halus berfungsi menyaring udara dari kotoran yang masih dapat lolos ke tenggorokan. Ujung trakhea bercabang menjadi dua bagian. Cabang-cabang ini disebut bronkus. Bronkus kanan menuju paru-paru kanan. Bronkus kiri menuju paru-paru kiri.

3. Paru-paru

Paru-paru terdapat di dalam rongga dada di atas diafragma. Diafragma adalah sekat antara rongga dada dan rongga perut. Paru-paru ada dua buah yaitu paruparu kiri dan paru-paru kanan. Paru-paru kiri terdiri atas dua gelambir. Paru-paru kanan terdiri atas tiga gelambir. Paru-paru dibungkus oleh selaput paru-paru yang disebut pleura. 

Di dalam paru-paru terdapat cabang-cabang bronkus yang disebut bronkiolus. Bronkiolus juga memiliki percabangan yang jumlahnya sangat banyak. Cabang-cabang tersebut sangat halus dan tipis. Tiap-tiap ujung cabang membentuk kantung berdinding tipis yang disebut alveolus.

Alveolus merupakan gelembung yang sangat tipis. Gelembung tersebut diselimuti pembuluh kapiler darah. Pada alveolus terjadi pertukaran gas O2 dan CO2.

Pada saat udara yang kita hirup sampai di alveolus, oksigen melewati dinding kapiler darah. Oksigen diikat oleh Hemoglobin (Hb) darah. Setelah itu, darah akan mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Dalam tubuh, oksigen digunakan untuk proses pembentukan energi. Pada proses tersebut dihasilkan energi dan gas karbon dioksida (CO2). CO2 tersebut diikat kembali oleh hemoglobin darah. Setelah itu, darah akan membawa CO2 ke paru-paru. CO2 dari paru-paru menuju tenggorokan, kemudian ke lubang hidung untuk dikeluarkan dari dalam tubuh.


Daftar Pustaka: Azmiyawati, Khoiril dkk.2008.IPA Saling Temas untuk SD Kelas V SD/MI.Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional

Mengapa Kita Mudah Mengantuk Setelah Makan Siang?


Pernahkah Anda merasa mengantuk setelah makan siang? Bukankah pada malam harinya kita juga sudah cukup tidur? Berikut adalah penjelasan mengapa kita mudah mengantuk setelah makan siang.

1. L-Tryptophan

L-Tryptophan adalah asam amino yang menjadi bahan dasar terbentuknya niacin, vitamin B. Niacin sendiri akan dipakai untuk membuat serotonin, zat penghantar sinyal di otak yang dapat menimbulkan perasaan nyaman dan menyebabkan kita jatuh tertidur.

Makanan yang kaya karbohidrat seperti nasi, akan merangsang pankreas untuk memproduksi insulin, yang akan menyimpan makanan dalam tubuh. Beberapa asam amino lain yang tadinya terkandung di dalam darah bersama-sama dengan L-Tryptophan, akan masuk ke dalam sel otot. Akibatnya, akan terjadi peningkatan pada konsentrasi relatif L-Tryptophan dalam darah dan serotonin yang terbentuk membuat kita mengantuk.


2. Proses pencernaan makanan


Tubuh akan mengirimkan darah ke sistem pencernaan karena proses pencernaan membutuhkan energi yang cukup besar, apalagi kalau makanan yang perlu dicerna mengandung banyak lemak. Energi yang diperlukan juga akan semakin bertambah besar seiring dengan semakin banyaknya makanan yang kita konsumsi. Pada saat ini, sistem saraf juga menyumbangkan sebagian stok darahnya dan sebagai akibatnya, sistem saraf akan mengalami kekurangan oksigen untuk sementara. Menurunnya efektivitas kerja saraf pada saat sistem pencernaan bekerja inilah yang juga membuat kita ingin tidur siang.

Rangka Manusia

Secara umum rangka tubuh terdiri atas tiga bagian. Ketiga bagian rangka tubuh tersebut yaitu rangka kepala, rangka badan, dan rangka anggota gerak. 
Rangka Manusia


Setiap bagian rangka mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Rangka kepala terdiri atas tulang-tulang tengkorak. Tulang-tulang ini tersusun oleh tulang-tulang pipih yang saling bersambungan sangat erat. Rangka badan memanjang dari tulang leher hingga tulang ekor. Rangka anggota gerak meliputi tulang-tulang tangan dan kaki.
 

a. Rangka Kepala (Tengkorak)

Tulang Tengkorak


Secara umum rangka kepala (tengkorak) terdiri atas bagian depan dan bagian belakang. Rangka kepala bagian depan terdiri atas tulang dahi, tulang hidung, tulang pipi, tulang rahang atas, dan tulang rahang bawah. Tulang-tulang yang menyusun rangka kepala bagian depan ini membentuk dasar wajah. Rangka kepala bagian belakang berbentuk seperti tempurung kelapa. Oleh karena itu, rangka kepala bagian belakang sering disebut batok kepala. Rangka kepala bagian belakang terdiri atas tulang ubun-ubun dan tulang pelipis.

b. Rangka Badan

Tulang Rangka Badan


Rangka badan tersusun mulai dari tulang leher hingga tulang ekor. Di dalam rangka badan terdapat ruas-ruas tulang belakang, tulang rusuk, dan tulang dada Pada ruas-ruas tulang belakang, 7 ruas yang paling atas merupakan tulang leher. Sementara itu, 26 ruas tulang berikutnya merupakan tulang punggung serta tulang ekor. Dengan demikian, ruas-ruas tulang belakang seluruhnya berjumlah 33 ruas.
Tulang punggung bagian atas melekat pada tulang rusuk. Tulang-tulang rusuk tersebut bersatu dengan tulang dada di bagian depan. Persatuan antara ruas-ruas tulang belakang, tulang rusuk, dan tulang dada membentuk rongga dada. Di atas rongga dada terdapat rangka bahu. Bahu dibentuk oleh tulang selangka dan tulang belikat.

c. Rangka Anggota Gerak



Sebagian besar jumlah tulang terdapat pada rangka anggota gerak. Rangka anggota gerak ini terdiri atas anggota gerak atas dan anggota gerak bawah. 

Rangka anggota gerak atas menyusun sepasang tangan, sedangkan rangka anggota gerak bawah menyusun sepasang kaki. Rangka tangan terdiri atas tulang lengan atas, tulang hasta, tulang pengumpil, tulang pergelangan tangan, tulang telapak tangan, dan tulangtulang jari tangan. Sementara itu, rangka kaki terdiri atas tulang paha, tulang tempurung lutut, tulang betis, tulang kering, tulang pergelangan kaki, tulang telapak kaki, dan tulang-tulang jari kaki.
 
Rangka manusia terdiri atas tulang-tulang yang mempunyai bentuk bermacam-macam. Ada tulang yang berbentuk bulat panjang dan menyerupai pipa disebut tulang pipa. Tulang yang menyerupai pipa ini terdapat pada rangka lengan atas maupun tulang paha. Ada juga tulang yang berbentuk pipih, misalnya pada tulang rusuk. Sementara itu, tulang yang berukuran kecil disebut tulang pendek. Tulang pendek misalnya terdapat pada ruas-ruas tulang belakang dan tulang pergelangan tangan.

Susunan Tanah dan Jenis-Jenis Tanah

Menurut susunannya, lapisan tanah terdiri atas lapisan tanah atas, lapisan tanah bawah, dan bahan induk tanah. Tanah lapisan paling atas umumnya sangat subur. Hal ini karena lapisan tanah atas bercampur dengan humus.Tanah yang kaya dengan humus berwarna lebih hitam dibandingkan jenis tanah yang lain. Sementara itu,tanah lapisan bawah kurang subur dan mempunyai warna lebih terang.Tanah lapisan bawah mengandung sedikit humus.

Humus berasal dari pembusukan hewan atau tumbuhan yang telah mati. Proses pembusukan ini dibantu oleh hewan-hewan yang hidup di tanah, misalnya cacing tanah. Cacing tanah ini memakan sampah-sampah yang ada di permukaan tanah. Pembusukan itu menghasilkan bahan-bahan organik. Sampah-sampah yang tidak dimakan oleh hewan-hewan ini, akan diuraikan oleh jamur.
Lapisan tanah yang terakhir atau paling bawah yaitu bahan induk tanah. Bahan induk tanah merupakan lapisan tanah yang terdiri atas bahan-bahan asli hasil pelapukan batuan. Lapisan ini disebut lapisan tanah asli karena tidak tercampur dengan hasil pelapukan dari batuan lain. Biasanya lapisan tanah ini warnanya sama dengan warna batuan asalnya.
Dilihat dari ukuran, bentuk, dan warnanya butiran tanah berbeda-beda. Ada yang butirannya terasa kasar pada jari-jari tangan dan ada yang halus. Ada yang warnanya gelap dan ada yang agak terang. Tanah yang kita tempati sekarang ini terdiri atas berbagai macam bahan padat. Bahan padat ini berasal dari serpihan-serpihan batuan hasil pelapukan. Bahan padat lainnya berasal dari sisa-sisa makhluk hidup atau sampah yang telah membusuk dan hancur.
Menurut butiran-butiran penyusunnya, tanah terdiri atas batu, kerikil, pasir, lumpur, tanah liat, serta debu. Batu kerikil merupakan penyusun tanah yang terbesar ukurannya. Butiran pasir berukuran lebih kecil daripada kerikil. Butiran lumpur lebih kecil daripada pasir dan bercampur dengan air. Butiran tanah liat lebih kecil daripada butiran lumpur. Butiran tanah yang paling kecil adalah debu. Butiran debu ini sangat halus dan ringan sehingga mudah diterbangkan angin. Penyusun tanah sangat erat kaitannya dengan daya peresapan air. Tanah yang mengandung banyak debu atau butiran-butiran tanah liat sukar dilalui air. Sebaliknya, tanah yang mengandung banyak pasir mudah dilalui air.
Bahan-bahan pembentuk tanah dapat berbeda-beda dari satu tempat dengan tempat lainnya. Demikian juga dengan jenis-jenis tanah. Jenis tanah juga dapat berbeda di setiap tempat. Hal ini tergantung pada jenis batuan yang mengalami pelapukan di tempat itu. Jenis tanah dapat dibedakan menjadi tanah berhumus, tanah berpasir, tanah liat, dan tanah berkapur.
a. Tanah Berhumus
Tanah humus berada di lapisan atas, berwarna gelap dan bersifat gembur. Tanah humus terbentuk dari pembusukkan tumbuhan. Tanah humus banyak terdapat di hutan tropis.  Tanah berhumus merupakan tanah yang paling subur.
b. Tanah Berpasir
Tanah berpasir mudah dilalui air atau bersifat porous dan mengandung sedikit bahan organik. Tanah ini terbentuk dari pelapukan batuan. Pada umumnya, tanah berpasir tidak begitu subur karena mengandung sedikit humus tetapi jenis tanah ini cocok digunakan sebagai bahan bangunan. Namun, ada tanah berpasir yang subur, misalnya tanah berpasir di sekitar gunung berapi. Hal ini karena adanya abu vulkanik yang mengandung banyak unsur hara. 
c. Tanah Liat
Tanah liat atau lempung sangat sulit dilalui air. Tanah lempung terdiri  atas butiran liat yang halus sehingga bersifat liat. Tanah ini sangat lengket dan mudah dibentuk ketika basah. Oleh karena itu, tanah liat sering digunakan sebagai bahan dasar pembuatan batu bata dan gerabah.
d. Tanah Berkapur

Tanah ini terbentuk dari pelapukan bebatuan. Tanah jenis ini sangat mudah dilalui air dan mengandung sedikit sekali humus. Oleh karena itu, tanah berkapur tidak begitu subur. Tanah ini cocok untuk ditanami pohon jati.
e.  Tanah Gambut

Tanah gambut terbentuk di daerah rawa-rawa. Tanah ini bersifat asam, berwarna gelap, serta bertekstur basah dan lunak. Tanah gambut kurang subur sehingga kurang cocok untuk pertanian.
f.  Tanah Vulkanik
Tanah vulkanik banyak terdapat di lereng gunung. Tanah ini terbentuk dari material abu yang tertinggal setelah terjadi letusan gunung berapi. Tanah vulkanik bersifat sangat subur sehingga sangat baik untuk pertanian.
g.  Tanah Podzolik
Tanah podzolik mudah ditemukan di daerah pegunungan yang bercurah hujan tinggi dan beriklim sedang. Tanah ini terbentuk dari pelapukan batuan yang banyak mengandung kuarsa sehingga tanah podzolik berwarna kecoklatan. Tanah podzolik kurang subur sehingga  kurang cocok untuk pertanian.
h.  Tanah Aluvial

Tanah aluvial disebut juga tanah endapan karena terbentuk dari endapan lumpur yang terbawa oleh air hujan ke dataran rendah. Tanah aluvial bersifat sangat subur sehingga cocok untuk pertanian.
i.  Tanah Laterit
Tanah laterit berada di lapisan bawah. Tanah ini berwarna kemerah-merahan dan tidak subur karena tidak mengandung humus.
Jenis tanah yang berbeda menyebabkan tanah mempunyai manfaat yang berbeda-beda pula. Tanah yang subur baik untuk bercocok tanam. Kerikil dan pasir dimanfaatkan sebagai bahan bangunan. Tanah liat digunakan sebagai bahan pembuatan gerabah, batu bata, genting, dan benda kerajinan lain. Jenis-jenis tanah penting kita ketahui terutama jika akan bercocok tanam. Jenis tanah menentukan tingkat penyerapan air, kandungan mineral tanah, dan kemampuan akar tumbuhan menembus tanah.

HOTEL JANTUNG (Cara Menghafal Peredaran Darah Manusia)

Alhamdulillah masih bisa share lagi sesuatu untuk dunia pendidikan SD. 

Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi teknik pada rekan-rekan guru semua tentang urutan aliran darah manusia. Materi ini adalah merupakan salah satu materi yang akan di uji nasionalkan berdasarkan kisi-kisi UN SD Tahun 2012 yaitu mata pelajaran IPA. 

Melalui tulisan ini bukan maksud saya untuk menggurui atau merasa paling pinter namun karena adanya dorongan jiwa untuk berbagi ilmu yang sekiranya nanti memberikan manfaat bagi banyak orang. 

Berikut saya cuplikkan sepenggal ayat yang saya percayai kebenarannya, mudah-mudahan para pembaca sekalian juga bisa mengambil hikmah dari ayat ini. 

Al Baqoroh: 159
"Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al Kitab, mereka itu dila'nati Allah dan dila'nati (pula) oleh semua (mahluk) yang dapat mela'nati."


Al Baqoroh : 174
"Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah diturunkan Allah, yaitu Al Kitab dan menjualnya dengan harga yang sedikit (murah), mereka itu sebenarnya tidak memakan (tidak menelan) ke dalam perutnya melainkan api, dan Allah tidak akan berbicara kepada mereka pada hari kiamat dan tidak mensucikan mereka dan bagi mereka siksa yang amat pedih."

 

Haduh, kok malah jadi kayak ceramah gini.... Maaf ya Pak Bu... Saya hanya memberitahukan bahwa kedua ayat di atas adalah pedoman dan dasar saya untuk menulis sesuatu di blog ini.

Hotel Jantung (Cara Menghafalkan Peredaran Darah Manusia)  


Baiklah, mari kita menuju ke permasalahan Jantung manusia. Eh, aliran darah manusia ding...

Sebenarnya kita semua tahu bahwa jantung manusia terdiri dari 4 ruang. 
Yaitu Serambi Kanan (SA), Serambi Kiri (SI), Bilik Kanan (BA), dan Bilik Kiri (BI).

Katup satu arah mengendalikan aliran darah melalui empat ruang tersebut. Darah yang mengalir ke jantung dari seluruh tubuh berwarna kebiru-biruan. Darah berubah menjadi merah saat bercampur dengan oksigen. Darah dari tubuh mula-mula mengalir masuk serambi kanan, lalu ke bawah ke bilik kanan. Jantung lalu memompa darah ke paru-paru. Di paru-paru itulah darah menukar karbondioksida dengan oksigen. Kemudian darah beroksigen mengalir ke serambi kiri, lalu mengalir ke bilik kiri yang akhirnya dipompa ke seluruh tubuh melalui aorta.

Nah, bagaimana cara kita mengajarkan ke anak didik materi di atas. Berikut ini saya beri contoh teknik Bercerita yang berjudul "Hotel Jantung". Teknik ini saya kutip dari buku berjudul Quantum Teaching karya Bobbi de Porter, dkk pada halaman 187-188.

Hotel Jantung Cara Menghafal Peredaran Darah Manusia


Berikut ulasannya:

Setibanya di Hotel Jantung yang terkenal, Anda hendak meninjau fasilitas. Seorang pelayan, bernama Aliran Darah langsung datang untuk mengantarkan Anda berkeliling. Dia memberitahukan bahwa Hotel Jantung ini mempunyai empat kamar. Dua serambi dan dua bilik. 

Pertama kali dia membawa Anda ke Serambi Kanan (SA). Anda melihat ke sekeliling dan memperhatikan tanaman di sana berwarna biru. Aliran Darah juga berubah menjadi biru. Anda ingin keluar lagi, tetapi pintu tidak dapat dibuka dari sisi ini. Anda dan Aliran Darah harus keluar lewat pintu lain.

Rupanya Hotel ini mengambil tema tradisional, karena ruang yang Anda masuki dibatasi oleh dinding bilik. Warna yang digunakan di bilik ini juga masih bernuansa biru. Lagi-lagi pintu hanya dapat dibuka dari satu sisi. Anda tidak bisa kembali ke Serambi. Anda harus menggunakan pintu lain.

Anda menyusuri lorong panjang dan muncul di sebuah kamar yang berisi dua pompa besar bertanda "P" (Paru-paru). Aliran Darah menukar kantung sampah bertuliskan "KD" (Karbondioksida) yang sudah penuh dengan kantong bersih bertanda "O"(Oksigen). 

Saat Aliran Darah mengambil oksigen, dia berubah menjadi merah cerah. Lalu dia membawa Anda melalui sebuah pintu lain di sebelah kiri, bertanda serambi. Di serambi kiri (SI), semua tanaman berwarna merah. Anda kemudian masuk ke bilik kiri (BI) yang sama-sama bernuansa merah.

Untuk keluar dari bilik tersebut, Anda melewati pintu yang bertuliskan "AORTA". Aliran Darah berkata,"Datang lagi ya!", Anda pun menjawab, "Pasti."


Nah, bagaimana? Sudah ada gambarankah tentang Aliran Darah Manusia?
Untuk lebih membuat pengalaman hotel jantung tadi mengena ke peserta didik, silakan didemonstrasikan bersama dengan anak-anak. Mereka pasti lebih mudah dan menguasai materi tentang peredaran manusia.

Cobalah semoga bermanfaat.

CARA MUDAH MENGHAFALKAN URUTAN PLANET


Definisi Planet

Menurut guru penulis planet adalah benda langit. Dua kata benda danlangit itu diyakini benar sehingga tak satu gurupun yang menyangkal atau memprotes tentang definisi planet itu. Nah apakah pernyataan yang menyatakan bahwa planet itu adalah benda langit itu benar ? 

Berikut adalah pendapat Profesor Iwan Williams dan kawan ilmuwan di Praha Ceko pada 24 Agustus 2006, memutuskan definisi baru tentang planet. Planet adalah benda langit yang (1) mengorbit matahari, (2) mempunyai massa yang cukup bagi gaya gravitasinya untuk mengatasi gaya-gaya luar lainnya, sehingga dengan keseimbangan hidrostatiknya mempunyai bentuk hampir bulat, dan (3) telah menyingkirkan objek-objek lain di sekitar orbitnya. Rumusannya dapat juga disederhanakan menjadi, planet adalah benda langit yang mengitari matahari, bentuknya bulat, dan merupakan satu-satunya objek dominan diobjek-objek lain di sekitar orbitnya, dan (4) bukan satelit.


Pluto dicoret



Perkembangan teknologi mempengaruhi teori perbintangan yang telah ada. Dulu sekitar tahun 19….. -2005 susunan tata surya sedikitnya ada sembilan planet (benda langit). Namun sejak tahun 2006 planet yang bernama Pluto ini dicoret sehingga tak masuk dalam susunan tatasurya.

SUSUNAN PLANET DI TATA SURYA KITA SEKARANG SEBAGAI BAHAN PENGEMBANGAN WAWASAN PESERTA DIKLAT GURU IPA

Hingga saat ini susunan tatasurya terdiri dari delapan planet yang diyakini mengelilingi matahari yakni 1)Mercurius 2) Venus 3) Bumi 4) Mars 5) Yupiter 6)Saturnus 7) Uranus 8) Neptunus.


Menghafalkan Urutan Planet

1. Menghafal Urutan Planet dengan Lagu
Kali ini saya akan mencoba untuk membantu kamu dalam dapat menghafalkan urutan nama planet yang mengelilingi matahari dengan teknik total word technique (TWT). 

Cara mudah menghafalkan urutan planet


Pada teknik TWT ini informasi yang ingin diingat diubah menjadi singkatan atau akronim. Atau jika informasi yang akan diingat merupakan kata-kata asing maka dapat diubah menjadi kata-kata yang memiliki bunyi hampir sama. 

Teknik ini sering disebut dengan jembatan keledai. Setelah itu, singkatan atau akronim tadi barulah dibuat menjadi cerita agar dapat diterima oleh otak kanan kita.


Cara yang lain dan melengkapi teknik ini adalah dengan model akronim dan dilagukan. Nama planet yang akan dihafalkan diakromnimkan dan kemudian diubah menjadi nyanyian. Contoh urutan planet yang nomor satu mercurius diubah menjadi samer artinya satu mercurius. Duven artinya urutan ke- 2 Venus dst. Sehingga jika diurut dari urutan 1 - 8 adalah ; samer, duven, tibu, patmars, mayu, namsat, tuuran, pannep. 

Kedelapan kata tersebut kita susun menjadi lirik dengan lagu yang mudah dihafal siswa misalnya naik-naik ke puncak gunung seperti berikut.

Samer duven tibu patmars
Mayu namsat tuuran
Samer duven tibu patmars
Mayu namsat tuuran


Reff:
Pannep itu ya neptunus
Urutan ke dlapan
Pannep itu ya neptunus
Urutan ke dlapan


Keterangan
Samer= satu mercurrius
Duven= duavenus
Tibu = tiga bumi
Patmars= empat Mrs
Mayu = lima Yupiter
Namsat= Enam Saturnus
Tuuran = Tujuh Uranus
Pannep= Delapan Neptunus

2. Menghafal Urutan Planet dengan Jembatan Keledai

Metode menghafal urutan planet yang kedua ini menurut saya adalah yang paling mudah. 

Gunakan akronim seperti ini:

Mervebumar Yusaurnep

Penjelasan:

Mer = merkurius
Ve = venus
Bu = bumi
Mar = mars
Yu = yupiter
Sa = saturnus
Ur = uranus
Nep = neptunus

Dengan teknik ini insya Allah para peserta didik akan lebih mudah dalam menghafal urutan nama planet yang mengelilingi matahari.

Selamat mencoba!
Jika Anda memiliki cara lain dalam mengingat nama-nama urutan planet, silakan share di bagian kolom komentar.

Terima kasih.


© all rights reserved
dibuat dengan penuh oleh Wiji Hatmoko